38 Gejala Penyakit HIV Pada Wanita yang Wajib Diwaspadai

Gejala penyakit HIV pada wanita ini pada dasarnya hampir sama dengan gejala penyakit HIV pada pria. Akan tetapi gejala penyakit HIV ini harus dibahas secara spesifik terhadap wanita, karena seringkali mereka tidak menyadari bahwasannya dirinya telah tertular oleh virus HIV tersebut. Pada berbagai penelitian yang sudah dilakukan, ternyata virus HIV ini tak hanya beresiko pada wanita yang sedang bekerja saja sebagai pekerja seks komersial khususnya. Ternyata sekarang ini juga sudah banyak ibu rumah tangga yang tertular oleh virus HIV tersebut. Dan setelah diselidiki, ternyata ibu rumah tangga ini kebanyakan tertular dari suaminya yang memiliki perilaku suka berganti-ganti pasangan. Nah, dalam situasi yang seperti ini, wanita yang tidak berdosa sering jadi korban akibat ketidaktahuan terhadap perilaku suaminya tersebut dan tidak menyadari adanya virus HIV di dalam tubuhnya, sehingga terlambat untuk ditangani.

Deteksi sejak dini gejala penyakit HIV pada wanita sangat penting diketahui untuk bisa memutus mata rantai penularan penyakit tersebut. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwasannya penyakit HIV ini bisa ditularkan dari ibu melalui bayinya. Ada beberapa mekanisme penularan virus HIV dari ibu kepada bayinya, yakni penularan melalui plasenta selama masa hamil, terkontaminasi carian organ kewanitaan pada bayinya saat proses kelahiran, atau pun melalui pemberian ASI sehabis melahirkan. Padahal penularan penyakit HIV Aids dari ibu kepada bayinya ini bisa dicegah jika sang ibu benar-benar telah diketahui bahwa dirinya memang mengidap virus tersebut, sehingga perkembangan virusnya pun bisa ditekan dengan baik.

Beberapa gejala penyakit HIV pada wanita

Terjadi gangguan kesehatan reproduksi

Gejala penyakit HIV pada wanita ini bisa ditandai dengan adanya gangguan kesehatan pada organ reproduksi. Yang mana gangguan tersebut umumnya berupa gangguan hormon yang bisa sebabkan siklus menstruasi yang tidak normal. Memang benar jika tidak semua wanita akan memiliki siklus menstruasi yang tidak normal seperti ini yang kemudian dikatakan menderita HIV. Pasti saja tidak begitu, hal yang harus diwaspadai adalah saat selama ini seorang wanita akan mengalami siklus menstruasi yang normal akan tetapi tiba-tiba siklusnya jadi kacau, padahal ia tidak sedang hamil atau pun mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Selain adanya gangguan menstruasi, seorang wanita yang telah terinfeksi penyakit HIV ini juga sangat rentan sekali terinfeksi mikroorganisme pada saluran reproduksinya, yang paling sering, yakni HPV yang merupakan salah satu penyebab utama kanker serviks.

Menderita penyakit menular se**ual

Gejala penyakit HIV pada wanita ini sering di sertai dengan penyakit menular se**ual. Apalagi organ kewanitaan adalah salah satu organ yang paling sensitif, yang mana akan mudah sekali untuk bisa terinfeksi kuman, terlebih lagi kuman yang diperoleh akibat hubungan seks. Penyakit yang satu ini seringkali ditemukan pada wanita yang menderita penyakit HIV, diantaranya ulkus mole, kanddiasis, klamidia, skabies, sifilis, trikonomiasis, herpes genitalis, gonorrhoe, dan juga kondiloma akuminala.

Gangguan pada kulit

Gangguan yang seperti ini adalah salah satu gejala penyakit HIV pada wanita yang umumnya ditandai dengan adanya ruam atau pun bisul kecil pada sekujur tubuh yang susah sekali untuk disembuhkan. Pada kulit juga sangat rentan sekali mengalami berbagai macam gangguan, seperti halnya dengan timbulnya cacar air, herpes, cacar api, keretakan di jaringan kulit yang ada di bagian luar, atau pun infeksi di jaringan rambut. Bagian kuku yang juga bisa alami kelainan, adalah bentunya jadi lebih melengkung dan juga menebal serta warna kuku yang berubah jadi kebiruan atau pun kehitaman.

Gangguan pada sistem pencernaan

Gejala penyakit HIV pada wanita ini juga seringkali ditujukkan dengan gangguan di sistem pencernaan. Yang mana gangguan seperti ini biasanya berupa terjadi diare yang akan berlangsung kronis atau pun susah sembuh. Dengan kondisi yang seperti ini maka tubuh sih penderitanya akan beresiko untuk mengalami kekurangan nutrisi berat. Penyakit HIV ini juga bisa ditandai dengan adanya sariawan di banyak tempat dan juga sukar sembuh. Hal yang demikian ini disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh manusia sebab serangan virus HIV tersebut.

Itulah tadi beberapa gejala penyakit HIV pada wanita yang bisa kami informasikan kepada Anda semuanya, semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply