Waspadai 11 Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu Sejak Dini

Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu – Memang benar sekali jika tidak bisa dipungkiri bahwasannya ciri-ciri penyakit usus buntu ini pada awalnya memang tampak dan juga terasa seperti hanya penyakit biasa saja. Akan tetapi siapa sangka bila gangguan penyakit usus buntu ini sudah makin parah, bahkan usus yang telah terbentuk sangat kecil dan bagian ujungnya tidak dapat tersambung pada saluran usus mana pun ini bisa saja pecah dan juga menimbulkan masalah yang cukup serius. Penyakit usus buntu yang sudah semakin parah ini sakitnya luar biasa dan juga tidak akan berkurang sampai harus dilakukan operasi atau pun pembedahan pengambilan usus buntu. Untuk itulah sangat penting sekali bagi Anda untuk mewaspadai sakit usus buntu ini, gejala maupun ciri-ciri penyakit usus buntu hendaknya segera dikenali agar bisa dilakukan perawatan untuk mencegah keadaan yang makin memburuk. Lantas apa saja ciri atau pun gejala dari penyakit usus buntu tersebut? Baca selengkapnya pada artikel di bawah ini.

Ciri-ciri penyakit usus buntu yang harus Anda tahu

Bagi para penderita sakit usus buntu ini secara umum akan mengalami beberapa gejala, tidak jarang gejala tersebut memang cukup ringan, sehingga tidak diwaspadai sejak awal, padahal apabila memang tidak segera ditangani dengan baik, penyakit usus buntu ini semakin lama bisa terisi dengan nanah, sehingga akan semakin membesar dan juga bisa pecah. Walaupun operasi pengambilan usus buntu ini hanya berupa operasi kecil, akan tetapi apabila sudah pecah bisa menjadi akan jadi operasi besar. Sebab usus buntu yang pecah ini bisa menyebarkan nanah dan isi usus besar ke rongga perut.

Salah satu ciri penyakit usus buntu yang pertama harus Anda waspadai khususnya bagi orang dewasa ini adalah suatu kondisi badan demam dan juga menggigil. Demam yang diakibatkan oleh usus buntu ini umumnya mencapai 39 derajat, dan umumnya akan disertai dengan rasa sakit yang hebat di bagian perut. Maka dari itulah, pada saat Anda atau pun salah satu anggota keluarga Anda ada yang mengeluhkan sakit perut dan juga demam yang disertai dengan menggigil, mungkin hal tersebut merupakan salah satu gejala penyakit usus buntu.

Selain perut yang terasa sangat sakit, umumnya di area pusar akan terasa nyeri. Dan rasa nyeri ini nantinya juga akan berpindah-pindah jika penyakit usus buntunya sudah semakin kronis dan juga tidak pernah memperoleh penanganan yang serius. Apabila sudah makin parah, rasa nyeri ini juga akan lebih sering muncul dan juga menghilang dengan sendirinya. Anda pun juga harus mewaspadai ciri penyakit usus buntu lain, seperti hilangnya nafsu makan. Setelah hal itu, gejala lainnya yang akan mengikuti adalah mual dan juga muntah. Bahkan gejala yang seperti ini dapat berlangsung secara terus menerus sampai lebih dari 12 jam lamanya.

Gejala penyakit usus buntu yang selanjutnya adalah timbulnya penyakit diare yang pada awalnya diakibatkan oleh rasa sakit di perut yang sudah terlanjur parah. Akan tetapi biasanya pada kotoran yang telah dikeluarkan oleh penderita penyakit usus buntu akan mengandung lendir. Bahkan walaupun perut Anda terasa kembung, akan tetapi Anda akan sangat kesulitan untuk membuang gas dan pasti saja rasanya akan sangat tidak nyaman. Seorang penderita sakit usus buntu ini nantinya akan merasakan nyeri di perut bagian bawah.

Selain hal tersebut, umumnya untuk bisa mengetahui ciri-ciri penyakit usus buntu, dokter yang memeriksa pun akan mencoba untuk menekan bagian perut penderita penyakit usus buntu. Umumnya perut yang ada pada bagian bawah sebelah kanan akan ditekan. Dan jika rasanya sakit ketika tekanan dilepaskan, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi penyakit usus buntu atau pun apendiks. Pemeriksaan lainnya juga bisa dilakukan dengan cara melipat kaki sebelah kanan ke arah dada, dan jika seseorang mengalami usus buntu maka pada saat kaki dilipat rasanya akan terasa sangat sakit.

Demikianlah ciri-ciri penyakit usus buntu yang bisa kami infokan pada Anda semua, mudah-mudahan saja dapat berguna dan menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *