24 Jantung Bengkak dan Segala Seluk Beluknya

Jantung Bengkak dan Segala Seluk BeluknyaJantung bengkak atau cardiomegaly merupakan kondisi jantung dengan ukurannya yang lebih besar dari pada bentuk aslinya. Hal ini dapat kita ketahui apabila kita melakukan rongsen pada bagian dada. Jantung bengkak sendiri terjadi merupakan respon dari adanya kerusakan pada otot-otot jantung. Kemungkinan kerusakan jantung sendiri bisa jadi merupakan akibat longgarnya otot jantung, atau bisa juga akibat penebalan pada otot jantung.

Jantung Bengkak

Kardiomegali dilatasi atau longgarnya otot jantung umumnya akan mengakibatkan volume bilik jantung membesar, yang mana hal ini diakibatkan otot jantung dan dua sisi, yaitu bagian kanan dan kiri dinding jantung mengalami menipis dan meregang. Hal ini merupakan salah satu yang kemudian menyebabkan jantung bengkak.

Sedangkan pada kardiomegali hipertrofi atau penebalan otot jantung terjadi akibat adanya penebalan otot ventrikel kiri jantung, dan umumnya gejala ini terjadi sebagai efek dari tekanan darah tinggi.

Pada mulanya, jantung yang bengkak masih dapat bekerja untuk memompa darah, namun jika hal ini tidak cepat ditangani secara serius maka dapat berkembang menjadi gagal jantung.

Gejala Jantung Bengkak.

Bisa jadi timbulnya jantung bengkak tidak akan menimbulkan gejala pada sebagian orang. Namun, ada juga pada sebagian orang yang lain gejalanya dapat diketahui bahkan telah berkembang menuju gejala gagal jantung, yaitu meliputi: sesak napas, kaki bengkak, berat badan bertambah, kelelahan, nyeri dada, dan jantung berdebar.

Penyebab Jantung Bengkak.

Terjadinya pembengkakan jantung biasanya diakibatkan oleh organ jantung yang dipakasa untuk bekerja lebih keras dari pada kemampuan sebenarnya. Namun begitu, ada juga beberapa kasus jantung membesar dan menjadi lemah yang sampai saat ini belum dapat diketahui penyebabnya.

Adapun penyebab jantung bengkak yang sampai saat ini telah dapat diidentifikasi adalah sebagai berikut:

 

  • Darah tinggi.

 

Darah tinggi akan membuat jantung dipaksa memompa darah lebih keras untuk memenuhi aliran darah ke seluruh jaringan tubuh. Jika ini dibiarkan berlangsung lama dan tidak segera di atasi maka jantung akan mengalami pembengkakan.

 

  • Penyakit katup jantung.

 

Aliran darah dalam tubuh akan dapat mengalir dengan benar jika empat katup yang ada di dalam jantung berfungsi dengan baik. Jika katup ini mengalami kerusakan maka dapat menyebabkan jantung membengkak. Adapun kerusakan katup dapat terjadi akibat penyakit demam rematik, kelainan jantung, infeksi, gangguan jaringan ikat, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

 

  • Penyakit otot jantung.

 

Ketika otot jantung mengalami penebalan dan kekakuan, maka dapat berkembang menjadi jantung bengkak.

 

  • Hipertensi pulmonal.

 

Yaitu tekanan darah tinggi yang terjadi pada arteri yang menghubungkan jantung dan paru-paru.

 

  • Kurang darah.

 

Anemia merupakan kondisi di mana sel-sel darah merah sehat yang bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh jumlahnya kurang. Jika gejala anemia ini dibiarkan dalam waktu lama dan tidak segera diobati maka dapat menyebabkan jantung dipaksa bekerja lebih keras, sehingga berpotensi menjadi jantung bengkak.

 

  • Gangguan tiroid.

 

Jika hormon tiroid, yaitu hormon yang berguna untuk menstimulasi metabolisme sel-sel tubuh bekerja terlalu aktif atau kurang aktif dapat menyebabkan gangguan pada jantung salah satunya adalah pembengkakan jantung.

 

  • Amiloidosis.

 

Yaitu kondisi di mana protein abnormal beredar dalam darah dan tersimpan dalam jantung, yang tentunya akan mengganggu fungsi jantung itu sendiri sehingga akan menyebabkannya menjadi bengkak.

Tips Untuk Mengobati Jantung Bengkak.

Untuk dapat mengobati jantung bengkak nampaknya adalah sesuatu yang sulit. Namun ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk dapat memperbaiki kondisi Anda, yaitu: menghentikan kebiasaan merokok, mengatasi kegemukan, batasi konsumsi garam, jika terkena diabetes maka kendalikanlah, cermati secara seksama tekanan darah Anda, hentikan kebiasaan konsumsi alkohol dan kafein, istirahat cukup, dan lakukan olahraga tepat untuk kondisi ini.

Di samping itu biasanya dokter juga akan meresepkan untuk Anda beberapa obat-obatan berikut:

 

  • Diuretik.

 

Obat ini dapat menurunkan tekanan darah, karena obat ini bekerja untuk menurunkan jumlah natrium dan air dalam tubuh, sehingga kerja jantung akan lebih rengan.

 

  • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor.

 

Yaitu obat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kinerja jantung.

 

  • Angiotensin receptor blocker (ARB).

 

Obat ini dapat menggantikan dari ACE inhibitor untuk mengobati jantung bengkak yang kemungkinannya dapat mengakibatkan alergi.

 

  • Beta blockers.

 

Obat yang berguna untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.

 

  • Digoxin.

 

Yaitu obat yang berguna untuk meningkatkan kinerja jantung.

 

  • Antikoagulan.

 

Yaitu obat untuk mengurangi risiko penggumpalan darah.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Jantung Bengkak dan Segala Seluk Beluknya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita untuk lebih peduli lagi dengan kesehatan kita. Salam sehat!

Info Seputar Kram Perut

Info Seputar Kram Perut – Seseorang yang terkena kram perut akan mengeluhkan sakit perut yang luar biasa, melilit, seolah diremas-remas, sebentar timbul sebentar reda, jika dibuat grafik maka bentuknya menggambarkan seperti gelombang. Ketika rasa sakit itu menyerang tak jarang para penderitanya akan memegangi bagian perut sambil menekuk tubuhnya seraya berteriak kesakitan mengeluh minta tolong. Kram perut/colic abdomen merupakan rasa sakit perut melilit akibat kontraksi otot polos yang terdapat pada organ dalam rongga perut yang meliputi banyak organ, termasuk usus, lambung, kandung empedu, esofagus, pankreas, ginjal, ureter serta rahim dan juga organ reproduksi wanita lainnya.

Kram Perut
Info Seputar Kram Perut

Bagi siapa pun yang pernah mengalami atau pernah menyaksikannya, tentu akan penasaran sebenarnya apa penyebab kram perut itu? apakah berbahaya? dan bagaimana cara penanganannya?.

Penyebab Kram Perut.

Meskipun pada umumnya kasus kram perut disebabkan oleh penyakit ringan, namun kram yang parah kadang-kadang juga bisa jadi merupakan gejala dari kondisi yang lebih serius. Kram perut yang ringan sampai sedang umumnya merupakan gejala dari masalah menstruasi atau pencernaan, namun rasa sakit yang lebih parah dapat juga disebabkan oleh peradangan organ, kanker, atau gangguan yang berhubungan dengan kehamilan.

Masalah Pencernaan.

Kram perut dapat disebabkan oleh kanker, infeksi, peradangan, obstruksi, trauma, dan proses abnormal lainnya dari organ pencernaan. Kondisi yang hanya ringan seperti gangguan pencernaan dan stres dapat menyebabkan terjadinya kram perut. Adapun kondisi lain yang lebih serius dan mengancam jiwa juga dapat menimbulkan keluhan kram perut, seperti radang usus buntu, trauma, dan kanker kolorektal.

Berikut adalah berbagai penyakit atau kondisi medis yang dapat menjadi penyebab kram perut:

  • Penyumbatan pada usus atau obstruksi.
  • Apendisitis atau radang usus buntu.
  • Penyakit celiac yaitu sensitivitas terhadap gluten dari gandum dan berbagai biji-bijian lain yang dapat menyebabkan kerusakan pada usus.
  • Kanker kolorektal.
  • Sembelit.
  • Alergi makanan.
  • Keracunan makanan, seperti menyantap makanan yang di dalamnya mengandung kuman salmonella penyebab tifus.
  • Gastritis dan viral gastroenteritis yaitu infeksi virus pada saluran pencernaan.
  • Penyakit radang usus.
  • Irritable bowel syndrome/IBS, yaitu ketidak nyamanan pencernaan yang tidak menyebabkan kerusakan usus atau penyakit serius.
  • Penyakit hati termasuk sirosis, hepatitis, serta gagal hati dan penyakit kandung empedu termasuk batu empedu, cholecystitis, dan radang kandung empedu.
  • Pankreatitis/radang pankreas.

Kram Perut Yang Berkaitan Dengan Ginekologi Atau Alat Reproduksi Wanita.
Kram perut yang dialmi oleh wanita memiliki kemungkinan penyebab lebih banyak karena perempuan memiliki organ reproduksi yang juga mempunyai potensi yang dapat menyebabkan kram perut. Antara lain:

  • Endometriosis.
  • Kram menstruasi/nyeri haid.
  • Komplikasi kehamilan, seperti keguguran.
  • Kista ovarium.
  • Tanda-tanda persalinan.
  • Penyakit radang panggul.
  • Penyakit menular seksual.

Penyebab Lain Kram Perut.

Kram perut juga mungkin disebabkan oleh masalah sistem tubuh lainnya selain saluran pencernaan dan organ ginekologi termasuk:

  • Trauma abdomen.
  • Aneurisma aorta abdominal.
  • Tumor abdomen, abses atau kumpulan nanah yang disebabkan oleh infeksi.
  • Gagal jantung kongestif akut.
  • Peritonitis atau infeksi pada lapisan perut bagian dalam.
  • Infeksi kandung kemih.
  • Penyakit ginjal termasuk batu ginjal dan gagal ginjal.
  • Efek samping obat-obatan seperti obat-obat kemoterapi, antibiotik, dan natrium fosfat.
  • Akibat olahraga yang berlebihan.
  • Stres, kecemasan atau ketakutan.
  • Eksposur zat beracun yaitu konsumsi bahan kimia beracun/tanaman beracun/atau gigitan serangga beracun.

Apakah bahaya kram perut itu?.

Komplikasi kram perut dapat bersifat progresif dan bervariasi tergantung dari penyebab yang mendasari terjadinyanya. Karena kram perut dapat disebabkan oleh penyakit yang serius, sehingga kegagalan dalam mencari pengobatan yang tepat dapat mengakibatkan komplikasi dan kerusakan yang bersifat permanen. Oleh karena itu periksakanlah diri Anda ke dokter jika Anda mengalami kram perut yang terus-menerus atau gejala yang tidak biasa lainnya. Setelah penyebab yang mendasari dapat didiagnosis, ikutilah rencana pengobatan yang dianjurkan dokter sehingga dapat membantu mengurangi komplikasi atau bahaya potensial kram perut tersebut. Adapun potensi kram perut tersebut di antaranya adalah:

  • Dehidrasi yang terjadi karena keinginan untuk minum menurun atau kehilangan banyak cairan akibat diare dan demam.
  • Hepatic encephalopathy yaitu kebingungan dan perubahan lain yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami koma.
  • Infertilitas atau kemandulan.
  • Gagal ginjal.
  • Gagal hati.
  • Keguguran.
  • Kekurangan nutrisi dan vitamin yang disebabkan karena tidak nafsu makan.
  • Penyebaran kanker.
  • Penyebaran infeksi.

Mengobati Kram Perut.

Pengobatan kram perut haruslah disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Namun secara umum kram perut dapat diobati dengan aman menggunakan obat penghilang rasa sakit yang banyak didapati di toko obat dan apotek seperti acetaminophen dan ibuprofen, meskipun obat itu tidak aman untuk orang dengan kondisi tertentu, seperti ulcus dan penyakit hati.

Nyeri perut akibat terjadinya gangguan pencernaan dapat dikurangi dengan obat mag atau antasida. Beberapa orang sering menggunakan bantalan pemanas atau botol air panas untuk mengobati kram perut, terutama pada kram saat menstruasi.

Bagi penyakit yang belum ditemukan obatnya, seperti IBS, dokter biasanya akan meresepkan obat antispasmodic atau antidiare guna meringankan gejala yang ada. Namun ingat, Siapa saja yang mengalami kram perut parah atau berkepanjangan, disertai muntah, sembelit, atau BAB berdarah maka harus memeriksakannya ke dokter.

Demikianlah tadi Info Seputar Kram Perut, tentang penyebab serta cara pengobatannya. Semoga memberikan informasi yang bermanfaat, Salam sehat selalu!

26 Gejala Tumor Otak, Kenali Sejak Dini Agar Dapat Ditangani DenganOptimal

Gejala Tumor Otak, Kenali Sejak Dini Agar Dapat Ditangani Dengan Optimal. – Tumor otak merupakan suatu massa yang tumbuh dan terbentuk di dalam kepala, tepatnya pada bagian otak. Pertumbuhan ini diakibatkan oleh perkembangan sel-sel abnormal atau tidak normal. Sel-sel yang tidak normal tersebut dapat bersifat jinak dan ada juga yang bersifat ganas, yang mana dalam perkembangannya tumor ganas kemudian dikenal dengan istilah kanker. Jika tanda-tanda atau gejala tumor otak dapat kita kenali sejak dini maka tindakan terapi yang kita lakukan pun dapat cepat pula kita lakukan, sehingga semuanya akan dapat teratasi dengan lebih baik.

Gejala Tumor Otak
Gejala Tumor Otak, Kenali Sejak Dini Agar Dapat Ditangani Dengan Optimal

 

Gejala Tumor Otak

Gejala tumor otak yang sudah dapat diketahui dan umum dipelajari terbagi menjadi dua macam, yaitu gejala umum dan gejala khusus.

Gejala Umum Tumor Otak.

Hal ini terjadi karena adanya daya tekan yang mengenai otak dan sumsum tulang belakang. Adapun gejala yang dapat dirasakan adalah mengalami sakit kepala yang tidak umum terjadi, awalnya jarang dan ringan namun lama-lama semakin berat dan semakin sering.

Penderita juga dimungkinkan mengalami gejala mual-mual sampai muntah tanpa diketahui penyebab pastinya. Setelahnya itu muncul juga gangguan pada penglihatan, dan secara pelan namun pasti penderita juga akan kehilangan gerakan baik di bagian lengan atau kaki.

Adapun gangguan lainnya yang juga dimungkinkan muncul adalah gangguan keseimbangan, pendengaran, berbicara, sering bingung, ada perubahan pada perilaku dan juga dimungkinkan akan mengalami kejang-kejang.

Gejala Khusus Tumor Otak.

Sedangkan gejala tumor otak yang khusus akan timbul akibat adanya tekanan pada area tertentu pada otak, sehingga akan akan ada gejala yang lebih spesifik sesuai area otak yang terlibat.

Berikut ini merupakan gejala tumor otak berdasarkan letak tumornya, yaitu ada rasa sakit kepala di daerah dekat tumor.

Jika tumor terletak di otak kecil, maka penderita akan kehilangan keseimbangan. Jika letaknya di depan, maka akan ada perubahan dalam penilaian, termasuk kehilangan inisiatif dan kelumpuhan. Jika letaknya di belakang, maka penderita akan kehilangan daya lihat sebagian bahkan sampai total. Jika letaknya di depan dan samping, maka akan ada perubahan dalam berbicara, pendengaran, memori, atau keadaan emosional.

Jika tumor terjadi pada kelenjar pineal, maka penderita akan mengalami ketidak mampuan untuk melihat ke atas.

Jika terletak pada hipofisis, maka penderita jika perempuan akan mengalami perubahan periode menstruasi, dan gangguan pertumbuhan tangan dan kaki.

Jika tumor terletak di batang otak, maka penderita akan kesulitan dalam hal menelan, wajah mengalami mati rasa, atau penglihatan ganda.

Penanganan Gejala Tumor Otak.

Jika diantara anggota keluarga didapati terjadi satu atau beberapa dari gejala tumor otak seperti dijelaskan di atas maka secepatnya untuk diperiksakan ke dokter.

Umumnya dalam pemeriksaan dokter akan menanyakan perihal sudah berapa lama gejala tersebut mulai dirasakan, kemudian ia akan melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis serta pemeriksaan penunjang lainnya apabila diperlukan.

Hal ini penting sekali untuk dilakukan agar dokter dapat mendiagnosis dari beberapa gejala yang Anda rasakan.

Jika memang diagnosis dari gejala tumor otak tersebut adalah positif, maka yang terpenting dari proses pengobatan dan perawatan itu adalah dapat mengatasi setiap gejala yang dikeluhkan. Di samping pasien mesti melakukan pengobatan definitif dengan tujuan membasmi tumor otak itu sendiri.

28 Gejala Alergi Terhadap Makanan

Gejala Alergi Terhadap Makanan – Mempunyai penyakit atau menderita alergi makanan tentunya membuat tidak nyaman, tidak leluasa menikmati berbagai jenis makanan karena harus memilih-milih makanan yang ada agar tidak alergi. Karna banyak faktor yang menjadi Penyebab Alergi Makanan yang seringkali terjadi. Dan pada kesempatan kali ini kita akan coba mengulasnya.

Gejala Alergi
Gejala Alergi Terhadap Makanan

 

Tanda Tanda dan Gejala Alergi Makanan

Reaksi dari alergi makanan cukup bervariasi, ada yang tidak membahayakan, tapi terkadang juga seringkali membahayakan. Gejala alergi makanan yang ringan dan juga gejala berat yang bisa mengancam nyawa. Semua tergantung dari orang yang terkena alergi tersebut.

Berikut ini adalah beberapa gejala alergi makanan yang biasa dan seringkali dialami seseorang atau juga kasus Alergi Makanan Pada Anak:

    • Rasa tercekik di kerongkongan ( Sesak pada tenggorokan)

 

    • Suara tiba tiba berubah menjadi serak

 

    • Lidah dan tenggorokan kering dan gatal

 

    • Bersin-bersin

 

    • Batuk dan nafas sesak / bunyi

 

    • Nafas tersengal-sengal dan nafas pendek

 

    • Pening pada bagian kepala Kepala

 

    • Mual kembung dan ingin muntah

 

    • Rasa tidak nyaman pada perut ( nyeri di bagian perut )

 

    • Buang-buang air ( Diare )

 

    • Ruam pada kulit ( memar pada kulit )

 

    • Muncul bintik-bintik merah yang gatal pada kulit

 

    • Rasa geli atau perih pada bibir dan juga bagian lidah

 

    • Bibir dan tenggorokan bengkak

 

    • Hidung berair dan tersumbat ( pilek )

 

    • Mata gatal, merah dan sakit

 

Gejala yang sangat berat pada seseorang yang alergi terhadap makanan biasa dikenal dengan nama anaphylaxis, Gejalanya antara lain sebagai berikut :

    • Saluran darah menyempit

 

    • Tekanan darah menurun, dan

 

    • Lidah bengkak

 

Ini adalah kondisi yang serius dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai tanda – tanda alergi makanan dan gejala alergi makanan yang bisa diketahui, jika mengalami alergi makanan yang serius tak ada salahnya untuk segera hubungi dokter. Tips Kesehatan diatas semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat, serta dapat menambah wawasan kesehatan kita. Salam sehat selalu untuk anda semua!